TUNTUNAN DAN DO'A UMROH
PENGERTIAN
Umroh adalah Ibadah berkunjung ke
Baitullah untuk melaksanakan Thawaf, sa’I dan tahallul
HUKUM IBADAH UMROH
Hukum beribadah Haji dan Umroh adalah
wajib bagi yang mampu melaksanakan, sekali seumur hidup
SYARAT HAJI DAN UMROH
1.
Islam
2.
Baligh (dewasa)
3.
Berakal sehat
4.
Merdeka
5.
Istita’ah (mampu)
RUKUN UMROH
1.
Niat (Ihrom)
2.
Thawaf
3.
Sa’i
4.
Tahalul
5.
Tertib
WAJIB UMROH
Wajib Umroh adalah Ihrom Umroh dari miqot
dan tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang diharamkan pada waktu melakukan
Umroh dan apabila melanggar wajib membayar Dam
IHROM
Ihrom adalah niat masuk/mengerjakan
ibadah Haji/Umroh dengan menghindari larangan larangan saat berihrom
Pakaian Ihrom laki-laki adalah dua helai
kain yang tidak berjahit, satu helai dipakai bersarung dan satu helai lagi
sebagai selendang
Pakaian Ihrom Wanita adalah pakaian biasa
yang menutup seluruh badann kecuali wajah dan telapak tangan
LARANGAN IHROM
A.
LAKI-LAKI
1.
Memakai pakaian biasa (berjahit)
2.
Memakai kaos kaki atau sepatu yang menutupi tumit dan mata kaki
3.
Menutup kepala
B.
WANITA
1.
Menutup telapak tangan dengan kaos tangan
2.
Menutup muka dengan cadar
atau masker
C.
LARANGAN UNTUK LAKI-LAKI DAN WANITA
1.
Memakai wangi wangian
2.
Memotong kuku dan rambut
3.
Membunuh dan atau menganiaya binatang
4.
Menikah
5.
Bersetubuh
6.
Mencaci, bertengkar dan berkata kotor
MIQOT MAKANI
Miqo Makaniat adalah tempat yang
dijadikan batas untuk memulai ihrom
LETAK MIQOT MAKANI
1.
Dzulhulaifah (Bir Ali) Miqot dari Madinah
2.
Juhfah, Miqot dari Syam
3.
Qarnul Manazil, Miqot dari Najad
4.
Yalam lam, Miqot dari Yaman
5.
Zatu Irqin, Miqot dari Iraq
6.
Tan’im, Miqot Umroh bagi yang mukim di Makkah
7.
Ji’ronah, Miqot Umroh bagi yang mukim di Makkah
THAWAF
A.
PENGERTIAN
Thawaf adalah Ibadah mengelilingi Ka’bah
7 kali dimana Ka’bah selalu berada di sebelah kiri dimulai dan diakhiri searah
atau sejajar dengan Hajar Aswad
B.
MACAM MACAM THAWAF
1.
Thawaf Qudum, yaitu Thawaf bagi orang yang baru tiba di Makkah
2.
Thawaf Ifadah, yaitu Thowaf rukun haji
3.
Thawaf Sunat, dilakukan kapanpun sebagai pengganti Sholat tahiyatul
Masjid
4.
Thawaf Wada’, Yaitu Thowaf perpisahan bagi Jamaah yang mau
meninggalkan Makkah
SA’I
Sa’I adalah berjalan dan berlari lari
kecil, dimulai dari bukit Shofa menuju bukit Marwah dan sebaliknya sebanyak 7 kali
DAM
Dam menurut bahasa artinya darah,
sedangkan menurut istilah artinya mengalirkan darah/ menyembeluh kambing, unta
atau sapi dalam rangka memenuhin ketentuan manasik
MACAM-MACAM DAM
1.
Dam Nusuk, adalah Dam yang dikenakan bagi orang yang mengerjakan
Haji Tamatu’ dan Qiron, bukan karena kesalahan
2.
Dam Isa’ah, adalah Dam yang dikenakan bagi orang yang melanggar
kesalahan yaitu :
a.
Melanggar aturan Ihrom
b.
Meninggalkan salah satu wajib Haji/ Umroh
Cara melakukan Dam adalah dengan
menyembelih satu ekor hewan Qurban, kalau tidak mampu maka berpuasa 10 hari
TUNTUNAN DAN TATA
CARA UMROH
1.
SHOLAT SAFAR
Sholat Safar
dilakukan dirumah dua rokaat sebelum berangkat
Niat Sholat Safar
اُصَلِّى
سُنَةَ السَّفَر لِهَاذَالْعُمْرَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلّهِ تَعَالَى
Usholli sunatas
safari lihaadzal ‘umroti rok’ataini Lillaahi Ta’ala
Artinya “Aku niat
melakukan Sholat Sunat Safar menunaikan Ibadah Umroh dua rokaat lillahi Ta’ala”
2.
DO’A SHOLAT
SAFAR
A.
Membaca Ayat Kursi
B.
Membaca Surah Qurays
C.
Doa
Allahumma ilaika tawajjahtu
wa bika’tashomtu, Allahummak finii maa hamnii wa maa laa ahtamu lah, Allahumma
zawwidniit Taqwa faghfirlii dzunubii
Artinya “ Ya Allah
kepada-Mu aku menghadap dan Kepada-Mu aku berpegang teguh. Ya Allah,
lindungilah aku dari sesuatu yang menyusahkan dan sesuatu yang tidak saya
perlukan. Ya Allah, bekalilah aku dengan taqwa dan ampunilah dosaku”
3.
DO’A SETELAH DUDUK
DIATAS KENDARA’AN
بِسْمِ اللهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَ ا اِنَّ رَبِّي لَغَفُوْرُ الرَّحِيمِ وَمَا قَدَرُو اللهَ
حَقَّ قَدْرِهِ وَالْاَرْضُ جَمِيْعًا
قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسَّمَاوَاتُ مَطْوِيَتُ بِيَمِينِهِ سُبْحَانَهُ عَمَّا
يُسْرِكُوْنَ
Bismillaahi majroohaa
wa mursaahaa inna robbii laghofuurur Rohiim, wamaa qodarullaaha haqqon qodrihi
wal ardlu jamii’an qobdlotuhu yaumal qiyaamati was samaawaati mathwiyatu
biyamiinihi shubhaanahu ‘amaa yusyrikuun
Artinya “Dengan nama
Allah diwaktu berangkat dan berlabuh sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang, dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan
pengagungan yang semestinya, padahal bumi dan seisinya dalam genggaman-Nya,
pada hari kiamat dan langit digulung dengan kekuasa’an-Nya,. Maha Suci Allah
dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka sekutukan”
4.
DO’A SAAT KENDARAAN
MULAI BERGERAK
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ, اَللهُ
اَكْبَرْ اَللهُ اَكْبَرْ اَللهُ اَكْبَرْ, سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هذَا
وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ, وَ اِنَّا اِلَى رَبِّنَالَمُنْقَلِبُوْنَ.
اَللّهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ فِي سَفَرِنَا هذَالْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ
الْعَمَلِ مَا تَرْضَى, اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هذّا
وَاَطْوِعَنّاَ بُعْدَهُ, اللَّهُمَّ اَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ
وَالْخَلِيْفَةِ فِي الْاهْلِي. اللَّهُمَّ اِنِّي اَعُوْذُبِكَ مِنْ وَّعثَاءِالسَّفَرِوَكَابَةِ
الْمَنْظَرِ وَسثوْءِالمُنْقَلَبِ فِي الْمَال وَاهْلِي وَالْوَلَدِ
Bismillahir-Rohmaani-Rohiim,
Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar, Shubhaanalladzii sahhoro lanaa
haadza wa maa kunnaa lahuu mukriniin, wa inna ilaa Robbinaa lamungqolibuun.
Allahumma inna nas aluka fii safarinaa haadzaal birro wat Taqwa wa minal ‘amali
maa tardlo, Allahumma hawwin ‘alainaa safarona haadzaa wa athwi’anna bu’dahu,
Allahumma antash Shohibu fis safari wal kholiifati fil ahli, Allahumma inni
a’uudzubika min wa’syaa is safari wa kaabatil mandhori was suu il munqolabi fil
maali wa ahli wal walad.
Artinya “Dengan menyebut Nama
Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Allah Maha Besar, Allah Maha
Besar, Allah Maha Besar. Maha Suci Allah yang telah menngerakkan untuk kami
kendaraan ini, padahal kami tidak kuasa menggerakkannya, dan sesungguhnya pada
Allah kami pasti akan kembali. Ya Allah, kami mohon kepada-Mu dalam perjalanan
kami ini kebaikan dan taqwa serta amal perbuatan yang Engkau Ridloi. Ya Alla,
mudahkanlah perjalanan kami ini dan dekatkan jauhnya. Ya Allah Engkau adalah
yang menyertai dalam bepergian dan pelindung terhadap keluarga yang
ditinggalkan. Ya Allah kami berlindung
kepada-Mudari kesukaran dalam bepergian, penampilan yang buruk, kepulangan yang
menyusahkan”
5.
SHOLAT DI PESAWAT
1.
Tayamum di pesawat
dengan sekali tepuk di dinding atau kursi pesawat kemudian menyapu wajah dan satu
tepukan lagi untuk menyapu tangan sampai siku merata
2.
Sholat di Jok masing
masing dengan menggerakkan kedua tangan sebagai ganti Ruku dan sujud.
6.
DO’A SETELAH
SAMPAI TUJUAN / PESAWAT MENDARAT
اللَّهُمَّ اِنِّي اَسْئَلُكَ خَيْرَهَا
وَخَيْرَ اَهْلِهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ سَرِّهَا وَسَرِّ
اَهْلِهَا وَسَرِّمَافِيهَا
Allahumma inni as
aluka khoirohaa wa khoiro ahlihaa wa khoiro maa fiihaa wa a’udzubika min
sarrihaa wa sari ahlihaa wa sari maa fiihaa
Artinya “Ya Allah, kami
mohon kepada-Mu kebaikan Negeri ini dan kebaikan penduduknya serta kebaikan
yang ada didalamnya, dan saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan negeri ini
dan kejahatan penduduknya serta kejahatan didalamnya”
7.
DO’A MASUK KOTA
MADINAH
اللَّهُمَّ هذَا حَرَمُ رَسُولِكَ وَجْعَلْهُ
وَقَايَةً مِنَ النَّارِ وَأَمَانَةً مِنَ الْعَذَابِ وَسُوْءِ الْحِسَابِ
Allahumma haadza
haromun Rosuulika waj’alhu waqoyatun minannaari wa amanatun minal’adzaabi wa suuilhisaab
Artinya “Ya Allah, negeri
ini adalah tanah haram Rosul-Mu Muhammad SAW, maka jadikanlah penjaga bagiku
dari api neraka, aman dari siksa dan buruknya hisab”
8.
DO’A MASUK MASJID
NABAWI
بِسْمِ اللهِ وَعَلَى مِلَّةِ رَسُوْلِ الله.
رَبِّ اَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدٌقٍ وَاَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدقٍ وَاجْعَل لِي
مِنْ لَدُنْكَ صُلْطَانًا نَصِيْرَا ,اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِ سَيِدِنَا مُحَمَّدٍ. وَغْفِرْلِي ذُنُوْبِي وَافْتَحْ لِي اَبْوَابَرَحْمَتِكَ وَادْخِلنِي فِيهَا يَا ارْحَمَ الرَاحِمِيْنَ
Bismillahi wa
‘alaamillati Rosuulillaah, Robbi adkhilnii mudkhola syidqin wa akhrijni
mukhroja syidqin waj’al lii min ladunka
syulthoonan nashiiroo, Allahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa
‘ala aalii sayyidina Muhammad, waghfirlii dzunuubii waftahlii
abwaabar-Rohmatika wadkhilnii fiihaa yaa arhamar-Roohimiin.
Artinya “Dengan Nama Allah dan
atas agama Rosulullah. Ya Allah masukkanlah aku dengan cara masuk yang bernar
dan keluarkanlah aku dengan cara keluar yang benar dan berikanlah aku aku dari
sisi-Mu kekuasaan yang dapat menolong. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan
kami Muhammad SAW. Dan keluarganya, ampunilah dosaku, bukakanlah pintu
rahmat-Mu dan masukkanblah aku kedalamnya, wahai Tuhan yang paha Pengasih dan
Penyayang”
9.
DO’A DI MAKAM
ROSULULLAH
اَلسَلَام عَلَيْكَ يَا رَسُلُ اللهِ
وَرَحْمَةُاللهِ وَبَرَكَاتُهُ, اَلسَلَام عَلَيْكَ يَانَبِيُّ اللهِ, اَلسَلَام
عَلَيْكَ يَاصَفْوَةَاللهِ, اَلسَلَام عَلَيْكَ يَاحَبِيْبُ اللهِ. اَشْهَدُ اَنْ
لآ اِلهَ الَّا الله وَاحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَه, وَاَنَّكَ عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
وَاَشْهَدُ اَنَّكَ بَلَّغْتَ الرِّسَالَةَ وَاَدَّيْتَ الْاَمَانَةَ وَنَصَحْتَ
الْاُمَّةَ وَجَاهَدْتَ فِي سَبِيْلِ اللهِ, فَصَلَّى اللهُ عَلَيْكَ صَلَاةً
دَائِمَةً اِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ الَى يَوْمِ الدِّيْنِ, اَللَّهُمَّ آتِهِ
الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ والدَّرَجَةَالرَّفِعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا
مَحْمُوْدًانِ اَلَّذِي وَعَدْتَهُ اِنَّكَ لآتُخْلِفُ الْمِيْعَادِ
Assalaamu ‘alaika Ya
Rosuulullaahi wa Barokaatuh, Assalaamu ‘alaika Ya Nabiyyullaah, Assalaamu
‘alaika Ya Shofwatullaah, Assalaamu ‘alaika Ya Habiibullaah, Asyhadu an Laa
ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, wa annaka ‘abduhuu wa Rosuuluh, wa
asyhadu annaka ballaghtar Risaalata wa addaital amaanata wa nashohtal ummata wa
jahadta fii sabiilillaah, Fasholallaahu ‘alaika Sholatan daa’imatan ilaa yaumil
qiyaamati ilaa yaumid diin. Allahumma Aatihil washiilata wal fadliilah,wa
darojatar Rofi’ah, wab’atsu moaqoomam mahmudanil ladzii wa’adtah, innaka laa
tukhliful mii’aad.
Artinya “Salam sejahtera
atasmu wahai Rosulullah, dahmat dan berkah-Nya untukmu, salam sejahtera untukmu
wahai Nabiullah. Selamat sejahtera atasmu wahai mahluk pilihan Allah, Selamat
sejahtera atasmu wahai kekasih Allah, aku bersaksi tiada Tuhan yang berhak
disembah selain Allah satu satunya, tiada sekutu bagi-Nya dan sesungguhnya
engkau telah member nasihat kepada umat, engkau telah berjihad kepada Allah,
maka sholawat yang abadi dan salam sempurna untukmu sampai hari kiamat. Ya
Allah berikanlah kepada Beliau kemuliaan dan martabat yang tinggi serta
bangkitkan dia ditempat terpuji yang telah Engkau janjikan kepadanya,
sesungguhnya Engkau tidak akan mengingkari janji”
10.
SHOLAT SUNAH DI
ROUDLOH DAN BERDO’A DI ROUDLOH
Sholat sunat Empat
Rakaat 2 kali salam
Raka’at pertama baca
Surah Al Kafirun, Raka’at kedua baca surah Al Ikhlas, Raka’at ketiga baca surat
Al-Falaq dan Raka’at ke empat baca surah An-Nas
Kemudian berdoa sesui
keingian dan hajat masing-masing
11.
DO’A ZIARAH MAKAM
BAQI’
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِيْنَ
وَاَتَاكُمْ مَاتُوْعَدُوْنَ غَدًا مُؤَجَّلِيْنَ وَاِنَّا اِنْشَاءَاللهُ بِكُمْ
لَاحِقُوْنَ, اللَّهُمَّ اغْفرْلِاَهْلِ الْبَقِيْعِ اللْغَرقَدِ.
Assalaamu‘alaikum daaro qoumin mu’miniinawa ataakum maatuu’aduuna ghoddan mu’ajjaliina wa inna insyaa Allaaha bikum laahiquun, Allahumaghfir liahlil baqii’il ghorqodi
Assalaamu‘alaikum daaro qoumin mu’miniinawa ataakum maatuu’aduuna ghoddan mu’ajjaliina wa inna insyaa Allaaha bikum laahiquun, Allahumaghfir liahlil baqii’il ghorqodi
Artinya “Mudah-mudahan
sejahtera bagimu wahai penghuni tempat kaum beriman, apa yang dijanjikan
kepadamu yang masih ditangguhkan besok pasti akan dating kepadamu, dan insya
Allah kami akan menyusulmu. Ya Tuhan ampunilah ahli Baqi’ Alghorqod”
12.
DO’A MENINGGALKAN MADINAH
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى
آلِ مُحَمَّدٍ, وَلا تَجْعَلْهُ آخِرَاالْعَهْدِ بِنَبِيِّكَ وَحُطَّ اَوْزَارِي
بِزِيَارَتِهِ وَاَصْحِبْنِيْ فِي السَّفَرِي السَّلَامَةِ وَيَسِّررُجُوْعِي
اِلَى اَهْلِي وَوَطَنِيْ سَالِمًا يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Allahumma Sholli
‘alaa Muhammadin wa ‘alaa aalii Muhammad, wa laa taj’alhu Aakhirol ‘ahdi
biNabiyyika wa huttho auzarii biziyaarotihi wa ashbihnii fis safaris salaamati
wa yassir rujuu’ii ilaa ahlii wa wathonii saaliman Yaa Arhamar Roohimiin
Artinya “Ya Allah,
limpahkanlah Rahmat, sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW. Dan
keluarganya dan janganlah menjadikan kunjungan ini sebagai akhir kunjungan
kepada Nabi-Mu, hapuskanlah dosa-dosaku dengan menziarahinya dan sertakan
keselamatan dalam perjalananku serta mudahkanlah kepulanganku ini menuju
keluargaku dan tanah airku dengan selamat wahai Tuhan yang Maha Pengasih dan
Penyayang”
13. NIAT UMROH (DI MIQOT)
نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَاَحْرَمْتُ بِهَا لِلّهِ تَعَالَى
Nawaitul
‘umrota wa ahromtu bihaa lillaahi Ta’aala
Artinya “Aku niat Umroh dengan
berihrom Lillahi Ta’ala”
14. BACA’AN
TALBIAH
لَبَّيْكَ
اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ, لَبَّيْكَ لآشَرِيْكّ لَكَ لَبَّيْكَ, اِنَّ الْحَمْدَ
وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ, لآشَرِيْكَ لَكَ
Labbaik Allahumma
labbaik, labbaika laasyariika laka labbaik, innal hamda wa ni’mata lakawalmulk,
laa syariikalak
Artinya “Aku datang dengan
memenuhi panggilan-Mu Ya Allah. Aku datang memenyhi panggilan-Mu. Aku datang
memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segalapuji, nikmat dan segala kekuasaan
adalah milik-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu”
اَللّهَمَّ صَلِّ وَسَلِّم عَلَى سَيِّدِنّا
مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
AllahummaSholliwa
sallim’alaa sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad
Artinya “Ya Allah
limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.
اَللّهَمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ الرِّضَاكَ
وَالْجَنَّةَ وَنَعُوْذُبِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ, رَبَّنَا آتِنَا فِي
الدُّنْيَا حَسَنَةَ وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار
Allahumma inna nas
alukar ridlooka wal jannata wa na’uudzubika min sakhotika wan-naar, Robbanaa
aatinaa fid-dunyaa hasanah wa fil aakhiroti hasanah wa qinaa ‘adzaaban-naar.
Artinya“Ya
Allah,sesungguhnya kami mohon keridloan_mu dan surge-Mu, kamiberlindung
kepada-Mu dari kemurkaan-Mu dan siksa neraka. Wahai Tuhan kami, berikanlah kami
kebaikan Dunia dan kebaikan di Akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa neraka”
15.
DO’A MEMASUKI KOTA MAKKAH
اَللّهَمَّ هذَا حَرَمُكَ وَاَمْنُكَ فَحَرِّمْ
لَحْمِي وَدِمِي وَشَعْرِي وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ وَآمِنِّي مِنْ عَذَابِكَ
يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ وَاجْعَلْنِي مشنْ اَوْلِيَاءِكَ وَاَهْلِ طَعَتِكَ
Allahumma haadza
haromuka wa amnuka faharrim lahmii wa dimii wa say’rii wa basyarii ‘alan-naari
wa aaminnii min ‘adzaabika yauma tab’atsu ‘ibaadaka waj’alnii min auliyaa ika
wa ahli tho’atik
Artinya “Ya Allah, kota ini
adalah tanah Haram-Mu dan tempat aman-Mu, maka hindarkanlah daging, darah,
rambut dan kuliku dari api neraka,dan selamatkan diriki dari siksa-Mu pada hari
Engkau membangkitkan kembali hamba_mu, dan jadikanlah aku termasuk orang yang
selalu dekat dan ta’at kepada-Mu”
16. DO’A
MASUK
MASJIDIL HAROM
اَللّهَمَّ اَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ
السَّلَامُ وَاِلَيْكَ يَعُوْدُالسَّلَامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ
وَاَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَالسَّلَامُ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَلَيْتَ يَا
ذَالْجَلَالِ وَالْاِكْرَامُ. اَللّهَمَّ افْتَحْ لِي اَبْوَابَ الرَّحْمَتِكَ
Allahumma
Antas-salaamu, wa minkas salaamu, wa
ilaika ya’udus salaamu fahayyina Robbanaa bis-salaami wa adkhilnal jannata daaros
salaamu tabaarokta Robbana wa ta’alaita yaa dzaljalaali wal ikrom.
Allahummaftah lii abwaabar Rohmah
Artinya ”Ya Allah, Engkau
sumber keselamatan dan daripada-Mu lah datangnya keselamatan, dan kepada-Mu
kembalinya keselamatan, maka hidupkanlah kami wahai Allah dengan selamat dan
sejahtera, dan masukkanlah kami dalam surga keselamatan. Maha banyak
anugerah-Mu dan Maha Tinggi Engkau wahai Allah yang memiliki keagungan dan
kehormatan.
17.
DO’AMELIHAT KA’BAH
اَللّهَمَّ زِدْ هذَاالْبَيْتِ تَشْرِيْفًا
وَتَعْظِيْمًا وَتَكْرِيْمًا وَمَهَابَةً وَزِدْ مَنْ شَرَّفَهُ وَعَظَّمَهُ
وَكَرَّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ اَوِعْتَمَرَهُ تَشْرِيْفًا وَتَعْظِيْمًا
وَتَكْرِيْمًا وَبِرًّا
Allahumma zid haadzal
baiti tasyriifan wa ta’dliiman wa takriiman wa mahaabatan wa zid man syarrofahu
wa ‘addlomahu wa karromahu miman hajjahu awi’tamarohu tasyriifan wa ta’dliiman
wa takriiman wa birron
Artinya”YaAllah, tambahkanlah
kemulian, keagungan, kehormatan dan wibawa pada Bayt ini, dan tambahkan pula
pada orang orang yang memuliakan, mengagungkan serta menghormatinya diantara
mereka yang berhaji dan berumroh dengan kemuliaan, keagungan, kehormatan dan
kebaikan”
18. DO’A
THAWAF
A.
Dari Hajar Aswad
sampai Rukun Yamani
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُللهِ وَلأاِلهَ
اِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرْ وَلأ حَوْلَ وَلأ قُوَّةَ اِلَّا بِاللهِ
الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ
Subhaanallaahi
walhamdulillaahi wa laa ilaaha illallaahu Allaahu Akbar, wa laa haula walaa
Quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘Adhiim.
Artinya “Maha Suci Allah,
segalapuji milik Allah tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar dan tiada
daya dan kekuatan melainkan atas pertolongan Allah yang Maha Tinggi dan Maha
Agung”
B.
Dari Rukun Yamani
sampai Hajar Aswad
رَبَّنَا
آتِنَا فِي الدُّنْيَا
حَسَنَةَ وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار .
Robbanaa Aatinaa
fiddunyaa hasanah wa fil aakhiroti hasah wa qinaa ‘adzaaban naar.
Artinya “Wahai Tuhan kami,
berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkanlah kami
dari siksa Neraka”
19. DO’A
DI MULTAZAM
اَللَّهُمَّ بَا رَبَّ الْبَيْتِ الْعَتِيْقِ
اَعْتِقْ رِقَابَنَا وَرِقَابَ آبَائِنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَاِحْوَنِنَا
وَاَوْلَادِنَا مِنَ النَّارِ يَاذَالْجُوْدِ وَالْكَرَمِ وَالْفَضْلِ وَالْمَنِّ وَالْعَطَاءِ وَالْاحْسَانِ.
اَللّهُمَّ اَحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِي الْاُمُوْرِ كُلِّهَا وَاَجِرْنَا مِنْ
خِزْيِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْآخِرَةِ. اَللَّهُمَّ اِنِّي عَبْدُكَ وَابْنُ
عَبْدِكَ وَاقِفٌ تَحْتَ بَابِكَ مُلْتَزِمٌ بِاَعْتَابِكَ مُتَذَلِّلٌ بَيْنَ
يَدَيْكَ اَرءجُو رَحْمَتَكَ وَاَخْشَا عَذَابَكَ يَاقَدِيْمَ الْاِحْسَانِ.
اَللَّهُمَّ اِنِّي اَسْاَلُكَ اَنْ تَرْفَعَ ذِكْرِي وَتَضَعَ وِزْرِي وَتُصْلِحَ
اَمْرِي وَتُطَهِّرَ قَلْبِي وَتُنَوِّرَلِي فِي قَبْريْ وَتَغْفِرْلِي ذَنْبِي
وَاَسْئَلُكَ الدَّرَجَتِ الْعُلَى مِنَ الْجَنَّةِ
Allahumma Yaa Robbal
Baitil ‘atiiqi A’tiq Riqoobanaa, wa riqooba abaa inaa wa ummahaatinaa wa
ihwaninaa wa aulaadinaa minan naari Yaa dzal Juudi wal Karomi wal Fadli wal
Manni wal ‘Athoo I walihsaan, Allahumma Ahsin ‘aqobinaa fil umuuri kullihaa wa
ajrinaa min hizyid dunyaa wa ‘adzaabil aakhirot, Allahumma innii’ Abduka wabnu
‘abdika wa aqifun tahta baabika multazimun bi a’taabika muadzallilun baina yadaika
arjuu Rohmataka wahksyaa ‘adzaabaka Yaa qodiimal ihsaan. Allahumma iniias aluka
anturfa’a dzikrii wa tadlu’a wizrii wa tushliha amrii wa tuthohhiro qolbii wa tunawwirolii fii
qobrii wa taghfirolii dzanbii wa as alukad darojaatil ulaa minal jannah.
Artinya “Ya Allah, yang
memelihara Ka’bah ini bebaskanlah diri kami, bapak dan ibu kami, saudara
saudara dan anak anak kami dari siksa neraka, wahai Tuhan yang Maha Dermawan
dan mempunyai keutamaan, kemulyaan, krelebihan, anugerah, pemberian dan
kebaikan.
Ya Allah perbaikilah
segenap urusan kami, dan jauhkanlah dari kehinaan dunia dan siksa akhirat.
Ya Allah, sesungguhnya aku
adalah hamba-Mu,anak dari hamba-Mu, tegak berdiri merapat di pintu Ka’bah-Mu, menundukkan
diri dihadapan-Mu sambil mengharapkan Rahmat-Mu, kasih sayang-Mu dan takut akan
siksa-Mu wahai Tuhan pemilik kebaikan abadi, aku mohon kepada-Mu agar Engkau
tinggikan namaku, hapuskan dosaku, perbaiki segala urusanku, bersihkan hatiku,
berilah cahaya kelak dalam kuburku, ampunilah dosaku dan aku mohonk kepada-Mu
martabat yang tinggi didalam Surga-Mu”
20. SOLAT DAN DO’A DI MAQOM IBROHIM
Menunaikan Sholat dua roka’at di
belakang Maqom Ibrohim, Rakaat pertama membaca surah Al-Kafirun, Rakaat kedua
membaca Surah Al-Ikhlas
Kemudian membaca
Do’a:
اللّهُمَّ اِنَّكَ تَعْلَمُ سِرِّيْ وَعَلَانِيَّتِيْ
فَاقْبَلْ مَعْذِرَتِيْ وَتَعْلَمُ حَاجَتِيْ فَاعْطِنِيْ سُؤْلِيْ وَتَعْلَمُ مَا
فِى نَفْسِيْ فَغْفِرْلِيْ ذُنُوْبِيْ. اَللَّهُمَّ اِنِّيْ اَسْئَلُكَ اِيْمَانًا
دَائِمًا يُبَاشِّرُ قَلْبِيْ وَيَقِيْنًا صَادِقًا حَتَّى اَعْلَمَ اَنَّهُ لاَ
يُصِيْبُنِيْ اِلاَّ مَا كَتَبْتَهُ عَلَيَّ وَرَضِّنِيْ بِمَا قَسَمْتَهُ لِيْ
يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. اَنْتَ وَلِيِّ فِى الدُّنْيَا وَالْاَخِرَةِ
تَوَفَّنِيْ مُسْلِمًا وَاَلْحِقْنِيْ بِالصَّالِحِيْنَ. اَللَّهُمَّ لَا تَدَعْ
لَنَا فِى مَقَامِنَا هَذَا ذَنْبًا اِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلَا هَمًا اِلاَّ
فَرَجْتَهُ وَلَا حَاحَةً اِلاَّ قَضَيْتَهَا وَيَسَّرْتَهَا فَيَسِّرْ
اُمُوْرَنَا وَاشْرَحْ صُدُوْرَنَا وَنَوِّرْ قُلُوْبَنَا وَاخْتِمْ
بِالصَّالِحَاتِ اَعْمَالَنَا. اَللَّهُمَّ تَوَفَّنَا مُسْلِمِيْنَ وَاَحْيِنَا
مُسْلِمِيْنَ وَاَلْحِقْنَا بِالصَّالِحِيْنَ غَيْرَ خَزَايَا وَلَا
مَفْتُوْنِيْنَ
Allahumma innaka
ta’lamu sitrii wa ‘alaa niyyati faqbal ma’dzirotii wa ta’lam haajatii fa'thinii su’lii wa
ta’lamu maafii nafsii faghfirlii dzunuubii. Allahumma inii as aluka iimaanan
daa iman yubassyiru qolbii wa yaqiinan shoodiqon hatta a’lama annahuu laa
yushibnii illaa maa katabat lii wa roddlinii bihaa qosamtahuu lii Yaa arhamar
Roohimiin, Anta waliyyii fid dunyaa wal aakhiroti tawaffanii musliman
waalhiqnii bishoolihiin. Allahumma laa tda’lanaa fii maqoonimaa haadzaa dzanban
illaghofartahu walaa hamman illa farrojyahuu walaa haajatan illa qodloitahu wa
basartahu fabassir umuuronaa wasyroh shuduuronaa wa nawwir quluubanaa wahtim
bis-shoolihaati a’maalanaa. Allahumma tawaffanaa muslimiina wa ahyinaa
muslimiina wa alhiqnaa bis-shoolihiina ghoiro khozayaa walaa maftuuniin.
Artinya “Ya Allah sesungguhnya
Engkau Maha Mengetahui rahasiaku yang tersembunyi dan amal perbuatanku yang
nyata, maka terimalah ratapanku, Engkaulah yang Maha Mengetahui keperluanku, kabulkanlah
permohonanku. Engkau Maha Mengetahui apapun yang terkandung dalam hatiku, maka
ampunilah dosaku, YaAllah,aku mohon kepada-Mu Iman yang tetap melekat
dihati, keyakinan yang sungguh-sungguh sehingga aku dapat mengetahui bahwa
tiada sesuatu yang menimpa diriku selain dari yang Engkau tetapkan bagiku, jadikanlah
aku rela terhadap apapun yang engkau bagikan kepadaku Wahai Tuhan yang Maha
Pengasih, Engkau adalah pelindungku di dunia dan akhirat, wafatkanlah aku dalam
keadaan Muslim dan gabungkanlah kami
kedalam orang-orang yang shalih. Ya Allah,j anganlah Engkau biarkan
ditempat kami ini suatu dosa kecuali Engkau ampunkan, tiada kesusahan hati
kecuali Engkau lapangkan, tiada suatu
keperluan hajat kecuali Engkau penuhi dan mudahkan, maka mudahkanlah segenap
urusan kami, lapangkanlah dada kami, terangilah hati kami dan sudahilah amal
perbuatan kami dengan amalperbuatan yang shalih. Ya Allah, matikanlah kami
dalam keadaan Muslim, dan masukkanlah kami dalam golongan orang-orang yang
shalih tanpa kenistaan dan fitnah”
21. DO’AMINUM
AIR ZAM-ZAM
اَللّهُمَّ اِنِّي اَسْئَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا
وَرِزْقًاوَاسِعًا وَسِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ وَسَقَمٍ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ
الرّاحِمِيْنَ
Allahummainnii as
aluka’ilan naafi’anwa rizqon waasi’an wa sifaa an minkulli daa in wasaqomin
birohmatika Yaa arhamar-Roohimiin
Artinya “ Ya Allah, aku mohon
kepada-Mu ilmu pengetahuan yang bermanfaat, rizki yang luas dan kesembuhan dari
segala penyakit dan kepedihan dengan Rahmat-Mu.Ya Allah yang Maha Pengasih dan
Penyayang”
22. SHOLAT
DAN DO’A DI DALAM
HIJIR ISMAIL
A. Melakukan Sholat sunah dua Rakaat di dalam
Hijir Ismail, Rakaat pertama membaca surah Al-Kafirun, Rakaat kedua membaca
surah Al-Ikhlas
B.
Membaca
Doa :
اَللّهُمَّ
اَنْتَ رَبِّي لآ اِلهَ الَّا اَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَاَنَا عَبْدُكَ, واَنَا عَلَى
عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَااسْتَطَعْتُ وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَاصَنَعْتُ, اَبُوءُ
لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ, وَاَبُوْءُ بِذَنْبِي فَغْفِرْلِي فّاِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلَّااَنْتَ.
اَللّهُمَّ اِنِّي اَسْئَلُكَ مِنْ خَيْرِمَاسَئَلكَ بِهِ عِبَادُكَ
الصَّالِحُوْنَ. وَاَعُوذُبِكَ مِنْ سَرِّ مَا اسْتَعَادَكَ مِنْهُ عِبَادُكَ
الصَّالِحُوْنَ
Allahumma Anta Robbii
laailaaha illa Anta,kholaqtanii wa ana ‘alaa ‘abdikawa anaa’alaa’ahdika,wa
wa’dika mastatho’tu a’uudzubika min syarri maa shona’tu, abuu u laka
bini’matika ‘alaiyya wa abuu u bidzanbi faghfirlii fa innahuu laa
yaghfirud-dzunuuba illa Anta. Allahumma innii as alukamin khoiro maa sa alaka
bihii ‘ibaadukas-shoolihuun,wa a’uudzubika min syarri masta’aadzaka minhu
‘ibaadukas-shoolihuun.
Artinya “Ya Allah, Engkau
pemeliharaku, tiada Tuhan selain Engkau yang telah menciptakan aku, aku ini
hamba_mu dan aku terikat dengan janji dan ikatan pada-Mu sejauh kemampuanku.
Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah kuperbuat, aku akui segala
nikmat dari-Mu kepadaku dan aku akui dosaku, maka ampunilah aku, sesungguhnya
tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau sendiri.
Ya Allah, aku mohon
kepada-Mu kebaikan yang diminta oleh hamba-hamba-Mu yang shalih, dan aku
berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah dimintakan perlindungan oleh
hamba-hambamu yang shalih”
23.
DO’A SA’I
A.
Do’a ketika hendak
mendekati Bukit Shofa
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ.
اَبْدَاءُ بِمَا بَدَاءَ اللهُ بِهِ وَرَسُوْلَهُ. اِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ
مِنْ سَعَائِرِاللهِ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ اَوِعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ
اَنْ يَطَوَّفَ بِهِمَا, وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَاِنَّ اللهَ شَاكِرٌ
عَلِيْمٌ
Bismillaahir-Rohmaanir-Rohiim.
Abda u bimaa badaa Allaahu bihii wa Rosuullahu, Innas-shofa wal marwata min
sa’aa irillaahi faman hajjal baiti awi’tamaro falaa junaaha ‘alaihi
anyathowwafa bihima, waman tathowwa’a khoiron fa innallaaha syaakirun ‘aliim.
Artinya “ Dengan Nama Allah
yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, aku mulai dengan apa yang telah dimulai
oleh Allah dan Rosul-Nya, sesungguhnya Shofa dan Marwah sebagaian dari
syi’ar-syi’ar Allah, maka barang siapa yang beribadah Haji ke Baitullah ataupun
berumroh, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan Sya’I diantara keduanya, dan
barang siapa yang mengerjakan kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya
Allah Maha Penerima kebaikan lagi Maha Mengetahui”
B.
Do’a di atas Bukit
Shofa menghadap Ka’bah
اَللهُ
اَكْبَرْ اَللهُ اَكْبَرْ اَللهُ اَكْبَرْ وَللهِ الْحَمْدُ. اَللهُ اَكْبَرْعَلَى مَا
هَدَانَا وَالْحَمْدُللهِ عَلَى مَا اَوْلَانَا.
لآاِلَهَ اِلَّااللهُ وَاحْدَهُ
لآشَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ بِيَدِهِ
الْخَيْرِوَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. لآاِلَهَ اِلَّااللهُ وَاحْدَهُ
لآشَرِيْكَ لَهُ اَنْجَزَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهً وَهَزَمَ الْاحْزَابَ
وَحْدَهُ. لآاِلَهَ اِلَّااللهُ وَلآنَعْبُدُ اِلَّا اِيَّاهُ مُحْلِصِيْنَ لَهُ الدّيْنُ
وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ
Artinya “ Allah Maha Besar 3X,
Segala Puji bagi Allah, Allah Maha Besar, atas petunjuk yang telah
diberikan-Nya kepada kami, segala puji bagi Allah atas Karunia-Nya yang telah
dianugerahkan kepada kami, tidak ada Tuhan selain Allah yang maha Esa, tidak
ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan pujian, Dialah yang menghidupkan dan
mematikan, pada kekuasaan-Nya lahsegala kebaikan dan Dia berkuasa atas segala
sesuatu, tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagu-Nya
yang telah menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya dan menghancurkan sendiri
musuh-musuh-Nya , tiada Tuhan selain Allah, kami tidak menyembah kecuali
kepada-Nya dengan memurnikan kepatuhan semata kepada-Nya walaupun orang-orang
kafir membenci”
C.
Do’a Sa’I Dari Shofa
ke Marwah
اَللهُ اَكْبَرْ اَللهُ اَكْبَرْ اَللهُ
اَكْبَر, اَللهُ اَكْبَركَبِيْرًا وَالْحَمْدُللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ
الْعَظِيْمِ, وَبِحَمْدِهِ الْكَرِيْمِ بُكْرَةً وَاَصِيْلَا, وَمِنَ اللَّيْلِ
فَاسْجُدْ لَهُ وَسَبِّحْهُ لَيْلًاطَوِيْلًا, . لآاِلَهَ اِلَّااللهُ وَاحْدَهْ,
اَنْجَزَ وَعْدَهُ, وَنَصَرَ عَبْدَهْ, وَهَزَمَ الْاحْزَابَ وَحْدَهْ, لأشَيْءَ
قَبْلَهُ وَلَا بَعْدَهْ, يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ حَيٌّ دَائِمٌ لَا يَمُوْتُ
وَلَا يَفُوْتُ اَبَدًا بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَاِلَيْهِ الْمَصِيْرُ وَهُوَ عَلَى
كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Allahu Akbar 3X.
Allahu Akbar Kabiiroon, walhamdulillaahi
katsiiroon wa subhaanallaahil adliim wa bihamdihil kariimi bukrotan wa
ashiilaan, wa minal laili fasjud lahuu wa sabbih hu lailan thowiilan. Laa
ilaaha illallaahu wahdah anjaza wa’dah wanashoro ‘abdahu wa hazamal ahzaaba
wahdahu laa syai a qoblah walaa ba’dahu yuhyii wayumiitu wahuwa hayyun daa imun
laa yamuutu walaa yafuutu Abadan biyadihil khoiru wa ilaihil mashiiru wa huwa
‘alaa kulli syai in qodiir.
Artinya “ Allah Maha Besar 3X.
Allah Maha Besar dengan segala kebesaran-Nya, segala puji bagi Allah yang Maha
Agung dengan segala pujian-Nya yang tidak terhingga, Maha Suci Allah yang Maha
Agung dengan pujian, Yang Maha Mulia diwaktu pagi dan petang, dan pada sebagian
malam, tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa yang menepati janji-Nya membela
hamba-hamba-Nya dan tidak ada sesuatupun sesudah-Nya, Dialah yang menghidupkan
dan mematikan dan Dialah yang Maha Hidup Kekal tiada mati dan tiada musnah
untuk selama lamanya, hanya dengan-Nyalah terletak kebajikan dan kepada-Nyalah
tempat kembali dan hanya Dialah Yang Maha Kuasa atas segalanya”
D.
Do’a setiap meliwati
diantara pilar hijau
رَبّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاعْفُ وَتَكَرَّمْ,
وَتَجَاوَّزَ عَمَّا تَعْلَمُ, اِنَّكَ تَعْلَمُ مَالَا تَعْلَمُ, اِنَّكَ اَنْتَ
اللهُ الْاَعَزُّ الْاَكْرَمُ
Robbighfir warham
wa’fu watakarrom, watajawwaza ‘ammaa ta’lamu innaka ta’lamu maa laa ta’lamu,
innaka antallaahul a’azzul akrom.
Artinya “ Ya Allah, ampunilah,
sayangilah, maafkanlah, bermurah hatilah dan hapuskanlah apa-apa yang Engkau
ketahui, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui apa-apa yang kami sendiri tidak
tahu, sesungguhnya Engkau ya Allah Maha Mulia dan Maha Pemurah”
C.
Do’a mendekati Bukit
Marwah
اِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ
سَعَائِرِاللهِ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ اَوِعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ اَنْ
يَطَوَّفَ بِهِمَا, وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَاِنَّ اللهَ شَاكِرٌ عَلِيْمٌ
Innas Shofa wal
marwata min sa’aairillahi faman hajjal baita awi’tamaro falaa junaaha ‘alaihi
anyathowwafa bihima, waman tathowwa’a khoiron f innallaaha saakirun ‘aliim.
Artinya “sesungguhnya Shofa
dan Marwah sebagaian dari syi’ar-syi’ar Allah, maka barang siapa yang beribadah
Haji ke Baitullah ataupun berumroh, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan
Sya’I diantara keduanya, dan barang siapa yang mengerjakan kebajikan dengan
kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Penerima kebaikan lagi Maha
Mengetahui”
D.
Do’a Perjalanan Dari
Bukit Marwah ke Shofa
اَللهُ اَكْبَرْ اَللهُ اَكْبَرْ اَللهُ
اَكْبَر, اَللهُ اَكْبَركَبِيْرًا وَالْحَمْدُللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ
الْعَظِيْمِ, وَبِحَمْدِهِ الْكَرِيْمِ بُكْرَةً وَاَصِيْلَا, وَمِنَ اللَّيْلِ
فَاسْجُدْ لَهُ وَسَبِّحْهُ لَيْلًاطَوِيْلًا, . لآاِلَهَ اِلَّااللهُ وَاحْدَهْ,
اَنْجَزَ وَعْدَهُ, وَنَصَرَ عَبْدَهْ, وَهَزَمَ الْاحْزَابَ وَحْدَهْ, لأشَيْءَ
قَبْلَهُ وَلَا بَعْدَهْ, يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ حَيٌّ دَائِمٌ لَا يَمُوْتُ
وَلَا يَفُوْتُ اَبَدًا بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَاِلَيْهِ الْمَصِيْرُ وَهُوَ عَلَى
كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Allahu Akbar 3X. Allahu
Akbar Kabiiroon, walhamdulillaahi
katsiiroon wa subhaanallaahil adliim wa bihamdihil kariimi bukrotan wa
ashiilaan, wa minal laili fasjud lahuu wa sabbih hu lailan thowiilan. Laa
ilaaha illallaahu wahdah anjaza wa’dah wanashoro ‘abdahu wa hazamal ahzaaba
wahdahu laa syai a qoblah walaa ba’dahu yuhyii wayumiitu wahuwa hayyun daa imun
laa yamuutu walaa yafuutu Abadan biyadihil khoiru wa ilaihil mashiiru wa huwa
‘alaa kulli syai in qodiir.
Artinya “ Allah Maha Besar 3X.
Allah Maha Besar dengan segala kebesaran-Nya, segala puji bagi Allah yang Maha
Agung dengan segala pujian-Nya yang tidak terhingga, Maha Suci Allah yang Maha
Agung dengan pujian, Yang Maha Mulia diwaktu pagi dan petang, dan pada sebagian
malam, tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa yang menepati janji-Nya membela
hamba-hamba-Nya dan tidak ada sesuatupun sesudah-Nya, Dialah yang menghidupkan
dan mematikan dan Dialah yang Maha Hidup Kekal tiada mati dan tiada musnah
untuk selama lamanya, hanya dengan-Nyalah terletak kebajikan dan kepada-Nyalah
tempat kembali dan hanya Dialah Yang Maha Kuasa atas segalanya”
24.
TAHALUL
A.
Do’aketika
menggunting rambut
اَللهُ اَكْبَرْ اَللهُ اَكْبَرْ اَللهُ
اَكْبَر, اَلْحَمْدُللهِ عَلَى مَاهَدَانَا وَالْحَمْدُللهِ عَلَى مَااَنْعَمْنَا
بِهِ عَلَيْنَا اَللّهُمَّ هَاذِهِ نَصِبَتِيْ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَاغْفِرْ
ذُنُوْبِيْ. اَللّهُمّ اغْفِرْ لِلْمُحَلِّقِيْنَ وَالْمَقْصُوْرِيْنَ يَا وَاسِعَ
الْمَغْفِرَةِ. اَللّهُمّ اثْبُتْ لِي بِكُلِّ شَعْرَةٍ حَسَنَةً وَامْحُ عَنِّي
بِهَا سَيِّئَةً وَرْفَعْ لِيْ بِهَا عِنْدَكَ دَرَجَةً.
Allaahu Akbar 3X
Alhamdulillahi ‘alaa maa hadaanaa wal hamdulillahi ‘alaa maa an’amnaa bihii
‘alainaa. Allahumma haadzihi nashiibatii fataqobbal minnii waghfir dzunuubii.
Aallahumaghfir lilmuhalliqiina wal maqsuriina yaa waasi’al maghfiroh.
Allahummasbutlii bikulli sa’roti hasanatan wamhu ‘annii bihaa syaiatan
warfa’lii bihaa ‘indaka darojat.
Artinya “Allah Maha Besar
3X,segala pujibagi Allah yang telah
member petunjuk kepada kita dan segala pujibagi Allah tentang apa-apa yang
telah Allah karuniakan kepada kami. YaAllah,ini ubun ubunku, maka terimalah
amalku dan ampunilah dosa-dosaku, Ya Allah ampunilah orang yang mencukur dan
memendekkan rambutnya wahai Tuhan yang Maha Luas Ampunan-Nya. ya Allah, tetapkanlah
untuk diriku setiap helai rambut kebajikan dan angkatlah derajatku disisi-Mu
B.
Do’a Sesudah
Menggunting Rambut
اَلْحَمْدُللهِ الَّذِيْ قَضَى عَنَّا
مَنَاسِكَنَ اَللّهُمّ زِدْنَا اِيْمَانًا وَيَقِيْنًا وَعَوْنًا وَاغْفِرْلَنَا
وَلِوَالِدِيْنَا وَلِسَائِرِالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسلِمَاتِ . Alahmdulillaahil ladzii qodloo ‘anna mana
sikana. Allahumma zidnaa iimaanan wa yaqiinan wa ‘aunan waghfirlanaa wa
liwaalidiinaa wa lisaa iril muslimiina wal muslimaat.
Artinya “Segala puji bagi
Allah yang telah menyelesaikan manasik kami, Yaa Allah tambahkanlah kepada kami
iman, keyakinan dan pertolongan dan ampunilah kami, orang tua kami dan seluruh
kaum muslimin dan muslimat”
Komentar
Posting Komentar